Tingkat penghunian kamar (TPK) hotel bintang menunjukkan tren pemulihan yang kuat dalam lima tahun terakhir. Pada Oktober 2025, okupansi hotel bintang tercatat sebesar 52,84%, meningkat sekitar 41% dibandingkan Oktober 2020 yang masih berada di level 37,48%.
Kenaikan ini mencerminkan pemulihan sektor perhotelan pascapandemi. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) sepanjang periode 2021 hingga 2024, TPK hotel bintang terus membaik dari 45,62 pada Oktober 2021 menjadi 55,67% pada Oktober 2024.
Namun, tren positif tersebut mulai mengalami koreksi pada Oktober 2025. Dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, TPK tercatat turun sekitar 5%, menandakan adanya perlambatan permintaan atau penyesuaian aktivitas wisata dan perjalanan bisnis.
Meski menurun secara tahunan, tingkat okupansi hotel bintang pada 2025 masih tergolong solid jika dibandingkan dengan kondisi beberapa tahun lalu. Hal ini menunjukkan bahwa industri perhotelan tetap berada di jalur pemulihan, meski menghadapi tantangan untuk kembali mencetak rekor okupansi.