Regulasi Berbagai Negara dalam Mengatur Laju Kecerdasan Buatan

Jumat, 13 Maret 2026 | 15:45 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Regulasi Berbagai Negara dalam Mengatur Laju Kecerdasan Buatan
Regulasi Berbagai Negara dalam Mengatur Laju Kecerdasan Buatan

Lanskap regulasi kecerdasan buatan (AI) di tingkat global kini menunjukkan fragmentasi pendekatan yang signifikan antar kawasan. Uni Eropa memimpin dengan EU AI Act yang menerapkan klasifikasi berbasis risiko, di mana sistem yang mengancam hak asasi dilarang sepenuhnya, sementara model generatif seperti ChatGPT diwajibkan transparan terkait hak cipta. Sebaliknya, Amerika Serikat melalui Executive Order 14179 lebih mengedepankan dominasi nasional dan efisiensi birokrasi guna memastikan posisi unggul dalam persaingan global, khususnya di sektor pertahanan dan ekonomi.

Di sisi lain, negara-negara seperti Inggris Raya dan Jepang memilih jalur yang lebih fleksibel demi mendukung inovasi. Inggris memberdayakan regulator sektoral yang sudah ada tanpa membentuk lembaga baru, sedangkan Jepang menerapkan AI Promotion Act yang bersifat tidak mengikat dan berfokus pada panduan sukarela. Sementara itu, Kanada dan China menerapkan pengawasan yang lebih ketat; Kanada melalui AIDA yang menitikberatkan pada keamanan warga, serta China yang mewajibkan konten AI selaras dengan nilai-nilai sosialis dan keamanan data nasional yang rigid.

Peraturan Pemanfaatan AI di Berbagai Negara - (Berbagai sumber/Ajeng Wirachmi)
Peraturan Pemanfaatan AI di Berbagai Negara - (Berbagai sumber/Ajeng Wirachmi)

Data Terkait

pemerintah-terbitkan-pedoman-nasional-pemanfaatan-teknologi-digital-dan-ai
Hukum & Keamanan

Pemerintah Terbitkan Pedoman Nasional Pemanfaatan Teknologi Digital dan AI

Pemerintah resmi menetapkan pedoman bersama mengenai pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan artifisial (AI) melalui SKB Tujuh Menteri

13 Mar 2026

ai-tak-lagi-bebas-uni-eropa-korea-selatan-tetapkan-aturan-ketat-penggunaan-kecerdasan-buatan
Teknologi dan Informasi

AI Tak Lagi Bebas: Uni Eropa, Korea Selatan Tetapkan Aturan Ketat Penggunaan Kecerdasan Buatan

Uni Eropa dan Korea Selatan menjadi dua kawasan terdepan yang menunjukkan bahwa AI merupakan sistem berisiko yang memerlukan pengawasan ketat.

15 Feb 2026