Pemerintah Uji Coba Bansos Digital, Begini Perkembangannya

Rabu, 16 September 2026 | 19:00 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Pemerintah Uji Coba Bansos Digital, Begini Perkembangannya
Perkembangan Digitalisasi Penyaluran Bansos, 2026

Pemerintah mendorong digitalisasi perlindungan sosial atau perlinsos untuk meningkatkan akurasi penyaluran bantuan sosial (bansos). 

Kebijakan ini merupakan amanat Presiden Prabowo Subianto dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 83 Tahun 2025 tentang Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP).

Menurut Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), masyarakat dapat melakukan pendaftaran, verifikasi, hingga pengelolaan bansos melalui Portal Perlinsos. Layanan tersebut tersedia secara mandiri maupun melalui pendampingan agen Perlinsos.

Kemensos menjelaskan, sistem digital memastikan bansos diterima sesuai nama dan data penerima yang terdaftar sehingga tidak dapat dialihkan kepada pihak lain. 

Skema ini juga ditujukan untuk mengurangi inclusion error, yakni masyarakat yang tidak berhak tetapi menerima bansos, serta exclusion error, yaitu masyarakat yang seharusnya memperoleh bantuan namun tidak mendapatkannya.

Perkembangan Digitalisasi Penyaluran Bansos, 2026 - (Kementerian Sosial & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Perkembangan Digitalisasi Penyaluran Bansos, 2026 - (Kementerian Sosial & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Saat ini, bansos digital masih dalam tahap uji coba dan telah menjangkau 4,3 juta kartu keluarga (KK) pendaftar dalam 2 bulan. Cakupan uji coba kemudian diperluas dari 43 kabupaten/kota menjadi 258 kabupaten/kota.

Ke depan, Kemensos menargetkan 50 juta KK terdaftar dalam sistem digitalisasi bansos. Pemerintah juga menargetkan sistem tersebut dapat diterapkan secara nasional pada minggu ketiga Oktober 2026.

Data Terkait

indonesia-menuju-digitalisasi-risiko-kebocoran-data-perlu-diantisipasi
Teknologi dan Informasi

Indonesia Menuju Digitalisasi, Risiko Kebocoran Data Perlu Diantisipasi

Komdigi mencatat 342 aduan keamanan data dan 56 dugaan pelanggaran PDP hingga November 2025, di tengah percepatan transformasi digital.

17 Sep 2026