Ekonomi Kurban Nasional Masih Terkonsentrasi di Pulau Jawa

Kamis, 28 Mei 2026 | 20:00 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Ekonomi Kurban Nasional Masih Terkonsentrasi di Pulau Jawa
Potensi Nilai Ekonomi Kurban Menurut Wilayah, 2026

Nilai ekonomi kurban nasional masih terkonsentrasi di Pulau Jawa. Laporan Institute for Demographic and Affluence Studies atau IDEAS berjudul “Peta Ekonomi Kurban 2026” mencatat, potensi nilai ekonomi kurban di Jawa mencapai Rp 21,42 triliun atau berkontribusi hampir 80% terhadap total nasional. Nilai tersebut didominasi kurban sapi yang mencapai Rp 16,49 triliun.

Selain menjadi pusat nilai ekonomi kurban, wilayah Jawa juga mencatat surplus daging kurban terbesar, terutama di kawasan dengan kapasitas ekonomi rumah tangga yang lebih besar serta basis kelas menengah muslim yang kuat. IDEAS mencatat daerah dengan surplus tertinggi antara lain Kota Jakarta Utara sebesar 3.879,25 ton, Kota Depok sebesar 3.644,94 ton, serta Kabupaten Sleman sebesar 3.639,37 ton.

Potensi Nilai Ekonomi Kurban Menurut Wilayah, 2026 - (IDEAS/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Potensi Nilai Ekonomi Kurban Menurut Wilayah, 2026 - (IDEAS/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Setelah Jawa, wilayah Sumatera menjadi kontributor terbesar kedua dengan pangsa nasional sebesar 9,57% atau senilai Rp 2,57 triliun. Sementara itu, Sulawesi dan Kalimantan mencatat pangsa masing-masing sebesar 4,98% dan 3,70%. 

IDEAS mengungkapkan potensi nilai ekonomi kurban di Sulawesi mencapai Rp 1,34 triliun yang terdiri dari nilai sapi sebesar Rp 0,76 triliun serta kambing dan domba sebesar Rp 0,58 triliun. Adapun nilai ekonomi kurban di Kalimantan diproyeksikan mencapai Rp 0,99 triliun atau setara 3,70% pangsa nasional.

Di sisi lain, wilayah dengan populasi muslim minoritas seperti Bali dan Nusa Tenggara, Papua, serta Maluku mencatat pangsa nasional di bawah 2%. IDEAS mencatat nilai ekonomi kurban di Bali dan Nusa Tenggara mencapai Rp 0,42 triliun, sedangkan Papua sebesar Rp 0,11 triliun. Sementara itu, Maluku menjadi wilayah dengan nilai ekonomi kurban terendah, yakni Rp 0,03 triliun atau hanya berkontribusi 0,10% terhadap total nasional.

Data Terkait

distribusi-daging-kurban-masih-timpang-di-berbagai-wilayah-indonesia
Sosial Budaya

Distribusi Daging Kurban Masih Timpang di Berbagai Wilayah Indonesia

Indonesia mencatatkan ketimpangan distribusi daging kurban. Dari 514 kabupaten/kota, sebanyak 343 wilayah memiliki tingkat distribusi di bawah 80%.

3 jam yang lalu

potensi-ekonomi-kurban-2026-diproyeksikan-turun-jadi-rp-2689-triliun
Sosial Budaya

Potensi Ekonomi Kurban 2026 Diproyeksikan Turun Jadi Rp 26,89 Triliun

Nilai ekonomi kurban diproyeksi turun 0,77% yoy menjadi Rp 26,89 triliun pada 2026 seiring penurunan jumlah pekurban dan hewan kurban.

5 jam yang lalu