Polemik Kedudukan Polri: Tinjauan Struktur Kepolisian di Berbagai Negara

Selasa, 27 Januari 2026 | 16:28 WIB

Y
Penulis: Yelinka Maresa Sianturi | Editor: YS
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Polemik Kedudukan Polri: Tinjauan Struktur Kepolisian di Berbagai Negara
Struktur dan posisi kepolisian berbeda di tiap negara. Di AS, kepolisian bersifat desentralisasi, sementara di Jepang berada di bawah Komisi Keamanan Publik Nasional.

Ketua DPP PDIP Deddy Yevri Sitorus melontarkan wacana agar Polri kembali berada di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Wacana ini mencuat menyusul tudingan PDIP terkait dugaan kecurangan yang melibatkan aparat kepolisian dalam penyelenggaraan sejumlah Pilkada 2024.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan keberatannya. Tito menegaskan bahwa Polri tidak dapat dipisahkan dari Presiden karena penempatan tersebut merupakan kehendak reformasi yang bertujuan menjamin independensi dan profesionalisme kepolisian.

Perdebatan ini kembali memicu diskusi mengenai posisi ideal kepolisian dalam struktur ketatanegaraan. Faktanya, setiap negara memiliki pendekatan berbeda yang disesuaikan dengan sistem politik dan sejarah masing-masing.

Di Amerika Serikat, kepolisian menganut sistem desentralisasi tanpa satu komando nasional. Penegakan hukum terbagi dalam tiga tingkat, yakni federal, negara bagian, dan lokal. Di tingkat federal, lembaga seperti FBI, DEA, dan US Marshals berada di bawah departemen terkait, seperti Departemen Kehakiman.

Berbeda dengan AS, Jepang menempatkan kepolisian di bawah Komisi Keamanan Publik Nasional, lembaga yang menjadi bagian dari kabinet. Badan Kepolisian Nasional tidak berada di bawah kendali langsung satu menteri, melainkan diawasi oleh komisi sipil guna menjaga independensi dari tekanan politik.

Meski setiap negara memiliki struktur yang unik sesuai kebutuhan keamanan dan dinamika sejarahnya, benang merah yang terlihat adalah pentingnya pengawasan sipil yang efektif. Apa pun model yang dipilih, mekanisme hukum yang kuat tetap menjadi prasyarat utama untuk memastikan kepolisian bekerja secara profesional, independen, dan tegak lurus pada hukum.

NegaraPosisiKeterangan
Amerika SerikatDesentralisasiPolisi di Amerika Serikat tidak berada di bawah satu komando nasional, melainkan terbagi menjadi tiga tingkat: 1. Federal, dengan lembaga seperti FBI, DEA, dan US Marshals berada di bawah departemen terkait (misal Departemen Kehakiman); 2. Negara bagian, yang bertanggung jawab kepada gubernur; dan 3. Lokal, yang bertanggung jawab kepada dewan kota, wali kota, atau sheriff yang dipilih langsung oleh rakyat.
Jepangdi Bawah Komisi Keamanan Publik NasionalBadan Kepolisian Nasional berada di bawah Komisi Keamanan Publik Nasional, yang merupakan bagian dari kabinet. Struktur ini menjamin kepolisian independen dari kendali eksekutif langsung, sekaligus tetap diawasi oleh peradilan yang mandiri untuk memastikan akuntabilitas dan kepatuhan hukum.
Perancis di bawah Kementerian Dalam NegeriTanggung jawab menjaga keamanan dan menegakkan hukum dijalankan oleh Polisi Nasional (Police Nationale) di bawah Kementerian Dalam Negeri. Polisi Nasional terdiri dari sebelas direktorat, dengan Direktorat Pusat Kepolisian Yudisial (Direction centrale de la Police judiciaire) sebagai yang paling penting, yakni bertugas menyelidiki kasus kriminal di bawah pengawasan hukum dan dibantu kepolisian regional.
FilipinaKomisi Nasional Kepolisian Kepolisian berada di bawah Komisi Nasional Kepolisian (NAPOLCOM / National Police Commission), yang merupakan bagian dari Departemen Dalam Negeri dan Pemerintahan Lokal (DILG). NAPOLCOM berfungsi membantu Presiden dan Menteri Dalam Negeri dengan memberikan nasihat, rekomendasi, serta pengawasan administratif terhadap seluruh kegiatan kepolisian.
Australiadi bawah Departemen Dalam NegeriPolisi Federal Australia (Australian Federal Police / AFP) merupakan badan independen yang berada di bawah Departemen Dalam Negeri dan bertanggung jawab kepada Menteri Dalam Negeri.

Data Terkait

gas-air-mata-senjata-pengendali-massa-paling-banyak-digunakan-polisi
Hukum & Keamanan

Gas Air Mata, Senjata Pengendali Massa Paling Banyak Digunakan Polisi

Secara normatif, penggunaan senjata pengendali massa oleh Polri sudah diatur dalam berbagai peraturan.

2 Sep 2025

kode-etik-kepolisian-perbedaan-pelanggaran-sedang-berat-menurut-perpolri
Hukum & Keamanan

Kode Etik Kepolisian: Perbedaan Pelanggaran Sedang & Berat Menurut Perpolri

Pemeriksaan terhadap 7 anggota kepolisian terkait tewasnya Affan Kurniawan masih berlangsung. Akreditor telah melaksanakan pemeriksaan terhadap semua saksi dan bukti-bukti seperti video, foto di media sosial, serta surat visum et repertum. Dari hasil analisis, disimpulkan ada dua kategori pelanggaran yang dilakukan tujuh anggota kepolisian tersebut yaitu pelanggaran sedang yang dikenakan pada 5 anggota kepolisian dan pelanggaran berat yang dikenakan untuk 2 anggota kepolisian. Lantas apa perbedaanya dari masing-masing kategori.

2 Sep 2025