Program Sekolah Rakyat telah berkembang pesat dengan menjangkau ±16.000 siswa dari keluarga miskin dan miskin ekstrem di seluruh Indonesia. Sepanjang 2025, Komdigi menyebut ada 166 sekolah yang telah didirikan, dengan sebaran lokasi terbanyak berada di Pulau Jawa (70 lokasi) dan Sumatera (35 lokasi). Pembangunan ini dilakukan secara bertahap, mencakup 100 unit pada Tahap 1A dan 1B, 59 unit pada Tahap 1C, serta 7 unit pada Tahap 1D.
Operasional sekolah ini didukung oleh kekuatan sumber daya manusia yang solid, terdiri dari 2.400 guru dan lebih dari 4.000 tenaga kependidikan untuk jenjang SD hingga SMA/sederajat. Setiap unit sekolah juga telah dilengkapi dengan fasilitas komprehensif, mulai dari ruang kelas, asrama putra-putri, ruang makan, hingga sarana penunjang seperti laboratorium dan ruang konseling. Inisiatif ini memastikan lingkungan belajar yang terpadu bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan pendidikan khusus.