Mengenal Kemegahan Legendaris The Sultan Hotel and Residence Jakarta

Kamis, 18 Juni 2026 | 13:34 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Mengenal Kemegahan Legendaris The Sultan Hotel and Residence Jakarta
Mengenal Kemegahan Legendaris The Sultan Hotel and Residence Jakarta

The Sultan Hotel & Residence Jakarta, yang dahulunya populer dengan nama Hotel Hilton Jakarta, berdiri kokoh sebagai salah satu hotel bintang 5 paling luas di Asia Tenggara dengan area mencapai 13,3 hektar. Terletak strategis di kawasan Senayan antara Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Jenderal Gatot Subroto, hotel ini menawarkan akses eksklusif menuju Jakarta Convention Center (JCC). Memasuki tahun 1996, pengelolaan hotel beralih ke Grup Hotel Singgasana melalui skema kerja sama patungan (joint venture) antara PT Indobuildco dan Hilton International. Namun, masa keemasan tersebut menemui babak baru ketika masa berlaku Hak Guna Bangunan (HGB) pertama resmi berakhir pada 2003, yang kemudian memicu awal mula sengketa hukum berkepanjangan antara pemerintah Indonesia dan pihak pengelola.

Kontrak dengan jaringan internasional Hilton akhirnya resmi berakhir pada tahun 2006, yang sekaligus menandai perubahan nama properti ini menjadi Hotel Sultan. Setelah konflik yang berlarut-larut selama dua dekade, Kementerian Sekretariat Negara mengumumkan kemenangan pemerintah atas gugatan Peninjauan Kembali (PK) sengketa lahan Blok 15 Kawasan GBK pada 3 Maret 2023. Pemerintah menyatakan HGB pengelola telah berakhir dan kepemilikan sah sepenuhnya kembali ke tangan negara. Konflik ini akhirnya mencapai puncaknya pada 18 Juni 2026 ketika Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menggelar eksekusi lahan di tempat bangunan hotel berdiri. Meski sempat diwarnai penolakan dari pihak PT Indobuildco, proses eksekusi tetap berjalan demi mengembalikan hak pengelolaan secara mandiri kepada negara melalui PPK GBK.

Terlepas dari dinamika hukumnya, properti megah senilai Rp1,4 triliun ini menyimpan fasilitas akomodasi yang sangat masif. Hotel ini menyediakan total 694 kamar yang tersebar di Tower Lagoon dan Tower Garden, mulai dari tipe Deluxe Room berukuran 40 meter persegi hingga Presidential Suite seluas 800 meter persegi seharga Rp84,7 juta per malam. Unit akomodasi mewah hasil rancangan arsitek legendaris Ed Killingsworth ini juga terintegrasi dengan The Sultan Residence yang menawarkan lebih dari 250 unit apartemen berlayanan untuk kebutuhan menginap jangka panjang.

Selain itu, kompleks properti bintang lima ini merupakan destinasi utama untuk perhelatan MICE berskala besar berkat kehadiran Golden Ballroom seluas 1.600 meter persegi yang mampu menampung hingga 2.000 tamu. Pengalaman para tamu pun disempurnakan oleh ragam fasilitas kuliner di lima outlet dining andalan seperti Lagoon Lounge, Lagoon Café, Nanxiang, Nippon-Kan, dan Pizzeria. Untuk menunjang kebugaran, tersedia pula fasilitas olahraga premium yang sangat lengkap meliputi 10 lapangan tenis, 1 multipurpose court, 2 kolam renang, hingga jalur jogging track yang terhubung dekat dengan kompleks Gelora Bung Karno.

Profil Hotel Sultan Jakarta - (Laman GBK, Sultan Hotel Jakarta & media monitoring DATASATU/desai/DATASATU)
Profil Hotel Sultan Jakarta - (Laman GBK, Sultan Hotel Jakarta & media monitoring DATASATU/desai/DATASATU)

Data Terkait

perjalanan-hotel-sultan-dari-tahun-ke-tahun
Hukum & Keamanan

Perjalanan Hotel Sultan dari Tahun ke Tahun

Hotel Sultan resmi dieksekusi PN Jakpus, mengakhiri sengketa 2 dekade antara pemerintah dan PT Indobuild Co demi kembalikan lahan GBK ke negara.

2 hari yang lalu