Berdasarkan data Bloomberg per 6 Januari 2026, Prajogo Pangestu mengukuhkan posisinya sebagai orang terkaya nomor satu di tanah air dengan total kekayaan fantastis mencapai Rp757,43 triliun. Angka ini terpaut cukup jauh dari Low Tuck Kwong yang menempati posisi kedua dengan kekayaan sebesar Rp405,64 triliun. Keberadaan kedua tokoh ini di posisi puncak menegaskan bahwa industri energi masih menjadi mesin utama pencetak kekayaan terbesar di Indonesia, melampaui sektor konglomerasi tradisional lainnya.
Sukanto Tanoto menyusul di peringkat ketiga dengan nilai kekayaan Rp370,3 triliun dari sektor komoditas (SDA berkelanjutan & energi). Sementara itu, duo Hartono dari Grup Djarum tetap konsisten di jajaran elit melalui beragam lini bisnis termasuk perbankan dan properti. Menariknya, sektor teknologi dan kesehatan juga mulai menunjukkan tajinya dengan kehadiran nama-nama seperti Dato Sri Tahir di industri kesehatan dan Otto Toto Sugiri yang membawa sektor teknologi ke dalam daftar dengan kekayaan Rp165,96 triliun.
(dihitung berdasarkan kurs per 6 Januari 2026-- Rp 16.831,74)