Jawa Barat tercatat sebagai provinsi dengan jumlah buruh ter-PHK terbanyak, mencapai 229 orang. Angka ini menempatkan Jawa Barat di posisi teratas dalam daftar nasional.
Menariknya, wilayah-wilayah di Pulau Jawa mendominasi daftar 10 besar provinsi dengan PHK tertinggi. Selain Jawa Barat, terdapat Jawa Timur dengan 141 pekerja terdampak, Jawa Tengah 76 orang, serta Banten dan DKI Jakarta yang masing-masing mencatat 48 dan 47 pekerja kehilangan pekerjaan. Kondisi ini menegaskan bahwa pusat-pusat industri di Pulau Jawa masih menjadi wilayah paling rentan terhadap gelombang PHK.
Di luar Pulau Jawa, beberapa provinsi juga mengalami angka PHK yang cukup signifikan. Kalimantan Timur menempati posisi kedua secara nasional dengan 187 pekerja ter-PHK, disusul Sumatera Selatan sebanyak 101 orang. Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Barat juga masuk dalam daftar dengan jumlah yang bervariasi.
Tren PHK yang terkonsentrasi di wilayah industri besar menunjukkan perlunya strategi penyerapan tenaga kerja yang lebih adaptif dan terdesentralisasi.