Berdasarkan data aktivitas seismik global tahun 2025, Rusia menempati urutan pertama sebagai negara dengan frekuensi gempa bumi tertinggi yakni sebanyak 3.515 kejadian dengan skala terbesar mencapai 8,8 Magnitudo.
Indonesia berada di posisi kedua dengan total 1.897 gempa, disusul oleh Meksiko (1.735 gempa), Jepang (1.208 gempa), dan Filipina (1.059 gempa).
Di sisi lain, negara-negara lain seperti Chili, Papua Nugini, dan Guatemala mencatatkan frekuensi di angka 700 hingga 900-an kejadian. Di peringkat bawah daftar lima belas besar, terdapat Argentina, India, dan El Salvador dengan frekuensi gempa yang relatif lebih rendah, yakni di kisaran 300 hingga 500-an kejadian.