Prabowo Pertimbangkan Adopsi Skema Penghematan Gaji Pejabat Pakistan

Rabu, 18 Maret 2026 | 15:32 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Prabowo Pertimbangkan Adopsi Skema Penghematan Gaji Pejabat Pakistan
Prabowo Pertimbangkan Adopsi Skema Penghematan Gaji Pejabat Pakistan

Presiden RI Prabowo Subianto dikabarkan tengah mengkaji langkah berani Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dalam menerapkan kebijakan penghematan (austerity drive) besar-besaran di tengah krisis ekonomi global. Langkah ini mencakup pemotongan gaji pejabat negara dan pegawai instansi pemerintah guna menekan pembengkakan anggaran akibat lonjakan harga energi dunia. Skema ini dipandang sebagai salah satu solusi strategis untuk menjaga stabilitas fiskal negara di tengah situasi ketidakpastian ekonomi yang dipicu konflik geopolitik.

Kebijakan yang diambil Pakistan tersebut menyasar berbagai lapisan birokrasi, mulai dari pemotongan gaji pegawai BUMN sebesar 5% hingga 30%  hingga pengalihan gaji seluruh anggota kabinet dan menteri selama dua bulan untuk dana kesejahteraan publik. Selain gaji, penghematan juga dilakukan dengan menghapuskan biaya partisipasi bagi perwakilan pemerintah di berbagai dewan korporasi. Seluruh akumulasi dana dari kebijakan ini dipastikan hanya akan digunakan untuk bantuan langsung bagi masyarakat yang terdampak krisis.

Skema Pemotongan Gaji Pejabat di Pakistan - (Berbagai sumber/design dibantu Gemini/DATASATU)
Skema Pemotongan Gaji Pejabat di Pakistan - (Berbagai sumber/design dibantu Gemini/DATASATU)

Guna memperkuat dampak efisiensi, kebijakan tersebut dibarengi dengan pengurangan alokasi bahan bakar kendaraan dinas sebesar 50% dan pelarangan total pembelian kendaraan baru. Langkah disiplin fiskal ini pun diawasi secara ketat oleh audit pihak ketiga untuk menjamin transparansi di setiap lini. Mengingat tekanan ekonomi yang serupa, opsi adaptasi skema ini bagi pemerintahan mendatang menjadi sinyal kuat komitmen dalam memprioritaskan alokasi anggaran untuk kepentingan publik yang lebih luas.

Data Terkait

sambut-hut-ke-81-ri-ini-rangkaian-agenda-kenegaraan-14-17-agustus-2026
Politik

Sambut HUT ke-81 RI, Ini Rangkaian Agenda Kenegaraan 14-17 Agustus 2026

Pemerintah menyiapkan rangkaian HUT ke-81 RI pada 14-17 Agustus, mulai pidato Prabowo, ziarah nasional hingga upacara di Istana Merdeka.

13 Agu 2026

menanti-pidato-prabowo-soal-rapbn-2027-ini-agenda-dan-implikasinya
Ekonomi

Menanti Pidato Prabowo Soal RAPBN 2027, Ini Agenda dan Implikasinya

Presiden Prabowo akan menyampaikan RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan pada 14 Agustus, termasuk arah fiskal, program prioritas, dan indikator makro.

12 Agu 2026

jelang-2-tahun-kinerja-kabinet-merah-putih-ini-upaya-evaluasi-pemerintah
Ekonomi

Jelang 2 Tahun Kinerja Kabinet Merah Putih, Ini Upaya Evaluasi Pemerintah

Pemerintah melakukan sejumlah evaluasi birokrasi, pelaksanaan MBG, korupsi, hingga tantangan fiskal sejumlah daerah.

11 Agu 2026

mengenal-blok-masela-proyek-gas-raksasa-yang-mulai-dibangun
Ekonomi

Mengenal Blok Masela, Proyek Gas Raksasa yang Mulai Dibangun

Proyek gas Blok Masela senilai US$ 20 miliar resmi memasuki tahap groundbreaking pada 16 Juli 2026. Proyek ini diproyeksikan memperkuat ketahanan energi nasional.

16 Jul 2026

catatan-diplomasi-maraton-presiden-ri-setahun-terakhir
Hukum & Keamanan

Catatan ‘Diplomasi Maraton’ Presiden RI Setahun Terakhir

Presiden Prabowo Subianto melakukan rangkaian kunjungan kerja ke berbagai negara sepanjang tahun 2025 hingga pertengahan 2026.

3 Jun 2026

praktik-under-invoicing-disorot-negara-rugi-hingga-rp-15840-triliun
Ekonomi

Praktik Under Invoicing Disorot, Negara Rugi Hingga Rp 15.840 Triliun

Pemerintah menyiapkan aturan tata kelola ekspor SDA guna menekan praktik under invoicing yang disebut merugikan negara hingga US$ 900 miliar selama 34 tahun.

26 Mei 2026