Global Perketat Regulasi Platform Digital Demi Keadilan Bisnis Media
Minggu, 8 Maret 2026 | 16:00 WIB
A
Penulis: Ajeng Wirachmi |
Editor: AW
URL berhasil di salin.
Sejumlah negara maju ketat menerapkan regulasi ketat untuk memaksa platform raksasa (Google & Meta) memberikan kompensasi finansial kepada industri media lokal.
Sejumlah negara maju kini semakin agresif menerapkan regulasi ketat untuk memaksa platform raksasa seperti Google dan Meta memberikan kompensasi finansial kepada industri media lokal. Kanada melalui Online News Act telah mewajibkan pembayaran kompensasi yang adil serta mendorong kesepakatan komersial senilai 100 juta dolar AS per tahun dari Google. Langkah serupa dilakukan Australia dengan menetapkan kode etik wajib yang memungkinkan media kecil melakukan negosiasi kolektif guna mengatasi ketimpangan ekonomi serta menjaga keberlangsungan sektor berita sebagai pilar demokrasi.
Sementara itu Prancis memimpin penegakan hak terkait bagi penerbit pers melalui implementasi direktif hak cipta Uni Eropa yang sangat tegas. Otoritas persaingan negara tersebut bahkan menjatuhkan denda ratusan juta euro kepada Google karena dianggap gagal bernegosiasi dengan itikad baik dan menggunakan konten tanpa izin untuk melatih model kecerdasan buatan. Fenomena global ini menandai babak baru dalam hubungan antara kedaulatan informasi nasional dengan dominasi platform teknologi global yang selama ini menikmati keuntungan dari konten berita tanpa pembagian laba yang transparan.
Negara
Isi Kebijakan & Kesepakatan Platform
Kanada
Kebijakan (Online News Act / Bill C-18): - Mewajibkan platform digital dominan untuk memberikan kompensasi yang adil kepada bisnis berita atas konten yang tersedia di layanan merek - Mendorong kesepakatan komersial sukarela terlebih dahulu. Jika gagal, maka dilakukan proses tawar-menawar wajib (mandatory bargaining) melalui mediasi dan panel arbitrase - Diawasi oleh Canadian Radio-Television and Telecommunications Commission (CRTC) dan berlaku efektif sejak 19 Desember 2023 - Regulasi ini melindungi independensi jurnalistik dan mendukung partisipasi media lokal, independen, masyarakat adat, serta minoritas bahasa
Kesepakatan dengan Google: - Google Search memenuhi ambang batas regulasi dan tunduk pada UU ini - Google sepakat memberikan dukungan finansial sebesar USD 100 juta per tahun untuk berbagai bisnis berita di seluruh Kanada - Nilai kontribusi ini akan disesuaikan secara berkala mengikuti indeks inflasi - Google melakukan proses Open Call (panggilan terbuka) hingga 30 April 2024 bagi bisnis berita yang memenuhi syarat untuk mengajukan permohonan kompensasi
Australia
Kebijakan (News Media and Digital Platforms Mandatory Bargaining Code 2021): - Merupakan kode etik wajib yang mengatur hubungan komersial antara bisnis berita Australia dan platform digital yang memiliki ketidakseimbangan daya tawar yang signifikan - Pemerintah (Bendahara Negara) memiliki wewenang untuk menunjuk (designating) platform tertentu agar tunduk pada kewajiban kode ini - Fokus utama adalah mengatasi ketimpangan ekonomi demi keberlangsungan sektor media yang esensial bagi demokrasi - Berlaku efektif sejak 2 Maret 2021 dan diawasi oleh ACCC (Australian Competition and Consumer Commission/Komisi Persaingan dan Konsumen Australia)
Kesepakatan dengan Platform (Google & Meta): - Google dan Meta telah mencapai lebih dari 30 perjanjian komersial dengan berbagai organisasi media Australia yang sebelumnya sangat sulit terjadi tanpa adanya regulasi ini - ACCC mengizinkan media kecil, radio komersial, dan pers daerah (seperti Country Press Australia) untuk melakukan negosiasi secara kolektif dengan Google dan Meta guna mendapatkan remunerasi konten tanpa melanggar hukum persaingan usaha
Prancis
Kebijakan (Implementasi EU Copyright Directive): - Negara anggota Uni Eropa pertama yang menerapkan Pasal 15 Copyright Directive ke dalam hukum nasional (UU No. 2019-775) - Menciptakan "hak terkait" (neighbouring rights) bagi kantor berita dan penerbit pers untuk mendapatkan remunerasi dari platform digital - Dasar remunerasi dihitung berdasarkan pendapatan eksploitasi (langsung/tidak langsung), investasi manusia/finansial penerbit, serta kontribusi berita terhadap informasi politik/umum - Platform wajib memberikan informasi transparan mengenai penggunaan konten dan data yang diperlukan untuk menilai jumlah remunerasi - Memungkinkan pengelolaan hak secara kolektif melalui organisasi manajemen kolektif (CMO)
Kasus & Sanksi (Google): - Denda 500 juta Euro (2021): Google didenda karena gagal bernegosiasi dengan itikad baik, terkait kompensasi media - Denda 250 juta Euro (Maret 2024): Otoritas Persaingan Prancis mendenda Google karena menggunakan konten media tanpa izin untuk melatih AI mereka (Gemini/Bard) - Google dinilai gagal memenuhi komitmen transparansi dan tidak memberikan solusi yang jelas bagi media untuk memilih keluar (opt-out) dari pelatihan AI
Fitur ini hanya tersedia untuk pengguna premium. Silakan berlangganan atau beli artikel untuk mengakses fitur unduh.
Sumber Data
Disusun oleh Investing.com
Tanggal Publikasi 15 Juli 2025
Cakupan Wilayah Indonesia
Waktu Survei 24 September 2024
Pranala Referensi
Lihat sumber asli
Catatan Khusus Data berasal dari laporan tren adopsi AI global dan regional, serta proyeksi pertumbuhan teknologi dari berbagai sektor bisnis. Angka-angka disusun berdasarkan kombinasi survei industri dan prediksi investasi teknologi terkini hingga awal 2025.
Akses fitur sumber hanya tersedia bagi pelanggan premium. Silakan lakukan pembelian atau berlangganan untuk melihat referensi lengkap.
Perpres Publisher Rights Resmi Berlaku, Ini Respon Google hingga Meta
Pemerintahresmi menerbitkan Perpres 32/2024 untuk mengatur tanggung jawab platform digital dalam mendukung jurnalisme berkualitas yang adil serta transparan.