Daftar Kasus Kecelakaan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia di Arab Saudi

Kamis, 30 April 2026 | 12:56 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Daftar Kasus Kecelakaan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia di Arab Saudi
Daftar Kasus Kecelakaan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia di Arab Saudi

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri serta Kementerian Haji dan Umrah terus meningkatkan kesiagaan menyusul terjadinya rentetan insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan jemaah asal tanah air di Arab Saudi dalam 2 tahun terakhir. Peristiwa terbaru dilaporkan terjadi di kawasan Jabal Magnet, Madinah, pada Selasa, 28 April 2026, sekitar pukul 10.30 waktu setempat. Kecelakaan ini melibatkan bus yang mengangkut rombongan jemaah haji dari Kloter SUB-02 dan JKS-01 saat mereka dalam perjalanan kembali dari agenda ziarah atau city tour. Berdasarkan data resmi yang dihimpun, terdapat 10 korban luka-luka yang terdiri dari tujuh jemaah Kloter JKS-01, 2 jemaah Kloter SUB-02, serta satu orang pengurus Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). Meski tidak ada korban jiwa, insiden ini memaksa satu jemaah bernama Sri Sugi Hartini yang berusia 60 tahun untuk menjalani perawatan intensif dan observasi di RS Al Hayyat Madinah karena kondisi kesehatannya. Pihak otoritas memastikan bahwa jemaah lainnya yang hanya mengalami luka ringan telah diperbolehkan kembali ke penginapan masing-masing untuk melanjutkan rangkaian ibadah dengan pendampingan petugas kesehatan yang disiagakan secara berkelanjutan.

Komisi VIII DPR RI memberikan penekanan keras agar pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan jemaah selama berada di Tanah Suci. Melansir akun Instagram resmi DPR RI, Parlemen mendorong penguatan pengawasan yang lebih ketat, terutama dalam meminimalisir aktivitas di luar kepentingan ibadah utama yang memiliki risiko keamanan tinggi bagi para jemaah. Kepala Biro Humas Kemenhaj, Moh. Hasan Afandi, menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk memberikan perlindungan maksimal dan memastikan seluruh jemaah yang terdampak insiden mendapatkan penanganan medis terbaik serta dukungan logistik selama masa pemulihan. Selain aspek kesehatan, pemerintah juga memberikan imbauan tegas kepada seluruh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) agar lebih disiplin dalam melakukan koordinasi lapangan guna menjamin keamanan dan kenyamanan jemaah. Sinergi antara Kementerian Luar Negeri melalui KJRI Jeddah dengan otoritas Kerajaan Arab Saudi terus diperkuat untuk mendalami kronologi setiap insiden secara detail, sehingga langkah-langkah preventif dapat segera diimplementasikan demi memastikan seluruh rangkaian ibadah haji dan umrah dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan khusyuk tanpa adanya gangguan keselamatan.

Berdasarkan hasil media monitoring Tim Riset DATASATU, catatan kecelakaan fatal juga mewarnai perjalanan jemaah Indonesia pada tahun sebelumnya, di mana 2 insiden menonjol terjadi pada periode Maret dan Mei 2025. Pada 20 Maret 2025, sebuah tragedi besar terjadi di jalan lintas Madinah-Makkah, tepatnya di daerah Wadi Qudaid, ketika sebuah bus yang membawa 20 jemaah umrah WNI terbakar hebat setelah ditabrak oleh sebuah mobil jip yang menyalip secara tiba-tiba. Tabrakan keras tersebut menyebabkan bus terguling hingga keluar jalur dan hangus terbakar, yang mengakibatkan 6 jemaah Indonesia dinyatakan wafat di lokasi kejadian. Selain korban jiwa dari WNI, 3 WNA turut menjadi korban dalam insiden nahas tersebut. Sementara itu, 14 jemaah lainnya dinyatakan selamat, meskipun 3 di antaranya menderita luka bakar serius dan patah tulang sehingga memerlukan perawatan medis jangka panjang di rumah sakit setempat. Tak berselang lama, pada 13 Mei 2025, seorang jemaah haji asal Kloter 8 Embarkasi Palembang bernama Tarmizi Azhari Usman (70) juga dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Kota Madinah. Korban diketahui tertabrak saat hendak menunaikan salat Arbain di Masjid Nabawi dan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Ahmad sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhirnya di tengah perjalanan.

Rentetan Kasus Kecelakaan Jemaah Haji/Umrah Indonesia di Arab Saudi - (Media Monitoring DATASATU/desain oleh NotebookLM/DATASATU)
Rentetan Kasus Kecelakaan Jemaah Haji/Umrah Indonesia di Arab Saudi - (Media Monitoring DATASATU/desain oleh NotebookLM/DATASATU)

Data Terkait

jawa-timur-puncaki-pendaftar-haji-terbanyak-ri
Sosial Budaya

Jawa Timur Puncaki Pendaftar Haji Terbanyak RI

Berdasarkan data Kemenhaj, Provinsi Jawa Timur menempati posisi pertama sebagai wilayah dengan jumlah pendaftar ibadah haji terbanyak di tingkat nasional.

26 Apr 2026

indonesia-puncaki-daftar-negara-dengan-kuota-jemaah-haji-terbanyak
Sosial Budaya

Indonesia Puncaki Daftar Negara dengan Kuota Jemaah Haji Terbanyak

Indonesia mengukuhkan posisinya sebagai negara dengan jumlah kuota jemaah haji terbesar di dunia, yakni mencapai angka 221.000 jemaah.

22 Apr 2026

fluktuasi-jumlah-jemaah-haji-indonesia-tahun-2017-2025
Ekonomi

Fluktuasi Jumlah Jemaah Haji Indonesia Tahun 2017-2025

Data BPS menunjukkan fluktuasi signifikan pada jumlah jemaah haji Indonesia dalam kurun waktu 9 tahun terakhir.

9 Apr 2026