Prajogo Pangestu mengukuhkan posisinya sebagai orang terkaya nomor satu di Indonesia berdasarkan data terbaru Forbes per 7 April 2026. Konglomerat di sektor petrokimia dan energi tersebut tercatat memiliki total kekayaan mencapai USD 19,7 miliar. Posisi kedua ditempati oleh R. Budi Hartono dari sektor perbankan dan tembakau dengan nilai kekayaan USD 17,6 miliar, disusul oleh raja batu bara Low Tuck Kwong yang mengantongi kekayaan sebesar USD 16,4 miliar.
Dominasi sektor terdiversifikasi dan teknologi juga terlihat jelas dalam daftar sepuluh besar tahun ini. Anthony Salim memimpin kelompok diversifikasi melalui Salim Group dengan kekayaan USD 11,6 miliar, sementara Tahir & Keluarga (Mayapada Group) berada di posisi kelima dengan USD 9,8 miliar. Menariknya, sektor teknologi pusat data menunjukkan taji dengan hadirnya Otto Toto Sugiri dan Marina Budiman yang masing-masing menempati posisi keenam dan kedelapan.
Melengkapi daftar elit ini, Sri Prakash Lohia dari industri petrokimia menempati urutan ketujuh dengan total aset USD 8,6 miliar. Di posisi sembilan, Lim Hariyanto Wijaya Sarwono mencatatkan kekayaan USD 5,5 miliar dari sektor perkebunan dan sumber daya alam. Menutup daftar sepuluh besar, Chairul Tanjung melalui CT Corp mengamankan posisi terakhir dengan total nilai kekayaan sebesar USD 5,0 miliar.