Jaga Stabilitas, BI Tahan Suku Bunga 4,75% Selama 7 Bulan

Rabu, 18 Maret 2026 | 19:53 WIB

Y
Penulis: Yelinka Maresa Sianturi | Editor: YS
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Jaga Stabilitas, BI Tahan Suku Bunga 4,75% Selama 7 Bulan
Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan (BI-Rate) di level 4,75% pada Maret 2026, level yang sama sejak penurunan terakhir pada September 2025.

Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan (BI-Rate) di level 4,75% selama tujuh bulan terakhir sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global.

Kebijakan ini diawali pada September 2025, ketika BI menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 4,75% guna mendorong pertumbuhan ekonomi, dengan tetap menjaga inflasi dalam target 2,5±1% serta stabilitas nilai tukar rupiah.

Selanjutnya, pada periode Oktober 2025 hingga Februari 2026, BI konsisten menahan suku bunga di level tersebut. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sekaligus memperkuat efektivitas kebijakan moneter dan makroprudensial di tengah tekanan global.

Memasuki Maret 2026, BI kembali mempertahankan suku bunga di 4,75% sebagai respons terhadap meningkatnya tekanan eksternal, termasuk pelemahan nilai tukar dan arus keluar modal dari negara emerging markets, termasuk Indonesia akibat memburuknya kondisi global, seperti konflik di Timur Tengah.

Ke depan, BI menegaskan akan terus mengoptimalkan berbagai instrumen kebijakan moneter guna menjaga ketahanan eksternal dan stabilitas perekonomian nasional.

Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan (BI-Rate) di level 4,75% pada Maret 2026, level yang sama sejak penurunan terakhir pada September 2025. - (Bank Indonesia/LM Notebook)
Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan (BI-Rate) di level 4,75% pada Maret 2026, level yang sama sejak penurunan terakhir pada September 2025. - (Bank Indonesia/LM Notebook)

Data Terkait

suku-bunga-global-tinggi-dorong-yield-obligasi-ri-naik-ke-713
Ekonomi

Suku Bunga Global Tinggi Dorong Yield Obligasi RI Naik ke 7,13%

Yield obligasi pemerintah Indonesia tenor 10 tahun naik ke 7,13%, level tertinggi sejak awal Juni 2025, dipicu suku bunga global tinggi dan tekanan pasar domestik.

23 Jun 2026

bi-rate-tembus-575-ini-dampaknya-ke-deposito-obligasi-dan-saham
Ekonomi

BI Rate Tembus 5,75%, Ini Dampaknya ke Deposito, Obligasi, dan Saham

BI Rate mencapai 5,75% pada Juni 2026 setelah naik 100 bps dalam sebulan. Deposito diuntungkan, sementara obligasi dan saham menghadapi tekanan.

23 Jun 2026

bi-rate-naik-ke-575-saat-the-fed-masih-tahan-suku-bunga
Ekonomi

BI Rate Naik ke 5,75% Saat The Fed Masih Tahan Suku Bunga

Bank Indonesia kembali menaikkan BI Rate menjadi 5,75% pada Juni 2026 di saat The Fed cenderung menahan suku bunga di level 3,75% sepanjang 2026.

18 Jun 2026

gejolak-timur-tengah-tekan-rupiah-bi-rate-tembus-550-persen
Ekonomi

Gejolak Timur Tengah Tekan Rupiah, BI Rate Tembus 5,50 Persen

BI Rate naik sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 5,25% pada Mei 2026 dan kembali naik 25 bps menjadi 5,50% pada Juni 2026. Secara kumulatif, suku bunga acuan telah naik 75 bps dalam dua bulan sebagai upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dari dampak tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah.

10 Jun 2026

bi-naikkan-suku-bunga-darurat-rupiah-menguat-rp-17900-per-dolar-as
Ekonomi

BI Naikkan Suku Bunga Darurat, Rupiah Menguat Rp 17.900 per Dolar AS

Rupiah menguat 1,29% ke Rp 17.956 per dolar AS setelah BI menaikkan BI-Rate menjadi 5,50% dan meluncurkan sejumlah kebijakan stabilisasi pasar.

9 Jun 2026

bi-kerek-suku-bunga-beban-kredit-masyarakat-terancam-naik
Ekonomi

BI Kerek Suku Bunga, Beban Kredit Masyarakat Terancam Naik

BI menaikkan suku bunga acuan 50 bps menjadi 5,25% pada Mei 2026 guna menjaga rupiah dan inflasi di tengah gejolak global serta perang Timur Tengah.

25 Mei 2026