Kondisi jalan nasional dengan tingkat kemantapan terendah masih didominasi wilayah Papua. Data Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menunjukkan sejumlah provinsi di kawasan timur Indonesia mencatat persentase jalan tidak mantap yang relatif tinggi dibandingkan daerah lain.
Papua Pegunungan menjadi provinsi dengan kondisi terburuk. Dari total panjang jalan nasional 594,57 km, sekitar 165,92 km berada dalam kondisi tidak mantap atau setara 27,91%. Angka ini menjadi yang tertinggi secara nasional dan mencerminkan tantangan geografis serta keterbatasan infrastruktur dasar di wilayah pegunungan.
Selain Papua Pegunungan, Papua Barat dan Papua Selatan juga mencatat porsi jalan tidak mantap yang cukup besar, masing-masing 12,94% dan 12,03%. Papua dan Papua Tengah menyusul dengan persentase di atas 10%.
Kondisi serupa juga terlihat di luar Papua, seperti Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah, meski dengan tingkat yang lebih rendah. Di wilayah barat Indonesia, Bengkulu, Sumatera Barat, dan Lampung masuk dalam daftar provinsi dengan kemantapan jalan nasional terendah.