Suku bunga Bank Indonesia (BI) pada 2025 kembali melandai seiring dengan tren suku bunga acuan The Fed atau Federal Fund Rate (FFR) yang cenderung dovish sejak 2024 lalu. Ditilik dari 5 tahun belakang, The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 75 bps menjadi 4% pada November 2022, yang dipicu lonjakan inflasi AS pada Februari 2022 yang mencapai 7,9% atau tertinggi dalam 40 tahun terakhir. Kebijakan The Fed tersebut pada akhirnya mendorong BI menyesuaikan suku bunga acuannya dari 4,75% pada Oktober 2022 menjadi 5,25% pada November 2022.
Melanjutkan tren hawkish The Fed, BI kembali mengerek suku bunganya sepanjang akhir 2022 hingga pertengahan 2024. Dalam jangka waktu tersebut, suku bunga BI terus melambung mengikuti rezim suku bunga tinggi dari The Fed. Pada Januari hingga September 2023, suku bunga BI mencapai 5,75% bahkan melampaui The Fed yang hanya berada di kisaran 5,25% hingga 5,50% di periode ini. Suku bunga BI Kembali menanjak ke 6% bahkan mencapai 6,25% sepanjang Mei hingga Agustus 2024.
Pada September 2024, suku bunga BI mulai menurun seiring dengan keputusan The Fed untuk menurunkan suku bunganya sebesar 50 bps ke level 5%. Sejak periode tersebut, suku bunga BI turut melandai selaras dengan kebijakan The Fed yang cenderung dovish. Tercatat, The Fed mempertahankan suku bunganya di level 4,50% pada Desember 2024 hingga Agustus 2025. Pada kurun waktu tersebut, BI turut menyesuaikan suku bunganya, dari 6% pada Desember 2024 menjadi 5% pada Agustus 2025.