Kebiasaan gamer di Indonesia mengalami perubahan signifikan dalam setahun terakhir, menurut data terbaru dari APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) untuk periode 2023-2024. Proporsi gamer yang menghabiskan lebih dari 4 jam sehari untuk bermain game turun drastis dari 42,23% pada 2023 menjadi hanya 13,52% pada 2024, menandakan adanya pergeseran pola penggunaan waktu digital. Penurunan ini mencerminkan kesadaran yang meningkat akan keseimbangan antara hiburan dan aktivitas lain, seperti pekerjaan atau pendidikan, di tengah gaya hidup modern yang semakin sibuk.
Sebaliknya, durasi bermain game yang lebih singkat, khususnya 1-2 jam sehari, menunjukkan lonjakan luar biasa, naik dari 11,1% pada 2023 menjadi 35,36% pada 2024. Tren ini didukung oleh peningkatan jumlah gamer yang memilih sesi bermain ringkas, dengan kategori di bawah 1 jam juga mengalami kenaikan dari 7,26% menjadi 13,75%. Perubahan ini menunjukkan bahwa masyarakat kini lebih selektif dalam memanfaatkan waktu luang mereka, mungkin dipengaruhi oleh akses yang lebih luas terhadap game ringan atau preferensi terhadap hiburan yang efisien. Data ini menjadi sinyal positif bagi industri game untuk beradaptasi dengan kebutuhan gamer modern yang lebih dinamis.