No | Negara | Jumlah Korban | Kebijakan Negara |
| 1 | Inggris | 2.660 pasien dirawat di rumah sakit per hari (data 11 Desember 2025). Angka tersebut meningkat pesat sebesar 55% hanya dalam waktu seminggu. Data pada 24 Desember 2025, tingkat penularan flu mulai menurun dan melandai dibandingkan minggu sebelumnya. Jika sebelumnya ada sekitar 10 orang yang harus masuk rumah sakit dari setiap 100.000 penduduk, kini jumlahnya berkurang menjadi hanya sekitar 8 orang saja | UK Health Security Agency (UKHSA) sudah berhasil mengidentifikasi varian dominan (A(H3N2)) dan telah memetakan efektivitas vaksin secara dini. Hingga 14 Desember 2025, pengambilan vaksin flu lebih tinggi pada ibu hamil dan anak balita dibandingkan tahun lalu. Pemerintah juga melakukan pengujian laboratorium intensif melalui Respiratory Virus Unit untuk memantau mutasi virus. |
| 2 | Amerika Serikat | Laporan mingguan per 20 Desember 2025, sebanyak 71.123 orang positif flu dan angka pasien di rumah sakit naik hingga 63%. Pada pekan ke-50, laboratorium kesehatan masyarakat AS mencatat dominasi mutlak virus influenza A atau superflu sebanyak 911 kasus dibandingkan influenza B yang hanya 16 kasus. Dari mayoritas sampel influenza A tersebut, subtipe A(H3N2) ditemukan paling banyak (89,9%) dibandingkan subtipe A(H1N1)pdm09 (10,1%). Menurut perkiraan CDC (pada 29 Desember 2025), sudah ada sekitar 4,6 juta orang yang jatuh sakit dan 49.000 orang di antaranya terpaksa harus dirawat di rumah sakit. | Pemerintah AS, melalui CDC dan FDA, menangani ancaman "superflu" dengan kebijakan yang berfokus pada pencegahan massal, pengobatan cepat, dan kesiapsiagaan darurat. Strategi utamanya meliputi kewajiban promosi vaksinasi tahunan bagi seluruh penduduk usia di atas 6 bulan serta percepatan penggunaan obat antivirus (seperti Tamiflu dan Xofluza). |
| 3 | Spanyol | Memasuki minggu kedua Desember 2025, masyarakat Spanyol terjangkit superflu. Kelompok usia muda, mulai dari anak sekolah hingga bayi, mencatat angka kasus yang sangat tinggi, yakni antara 330 hingga 400 kasus per 100.000 penduduk. Lonjakan pasien rawat inap akibat flu mencapai 7,5 per 100.000 penduduk, di mana 20% di antaranya mengalami komplikasi pneumonia yang memerlukan alat bantu pernapasan. | Pemerintah telah mewajibkan penggunaan masker di semua pusat kesehatan dan panti jompo untuk mencoba membendung gelombang infeksi. Pemerintah juga telah mengeluarkan imbauan dan mendesak warga untuk segera divaksinasi, serta memperingatkan bahwa puncak gelombang infeksi diperkirakan baru akan terjadi pada pertengahan hingga akhir Desember. |
| 4 | Irlandia | Selama pekan pertama Desember 2025, kasus superflu melonjak tajam sebesar 49% menjadi 2.944 laporan, yang diikuti dengan kenaikan drastis pasien di UGD hingga 55%. Kondisi ini turut meningkatkan jumlah pasien rawat inap menjadi 657 orang, dengan angka rawat inap tertinggi ditemukan pada kelompok usia anak-anak di bawah 15 tahun dan lansia di atas 65 tahun. | Otoritas kesehatan di Irlandia mengimbau masyarakatnya untuk menghindari keramaian saat sedang sakit, menjaga tubuh tetap terhidrasi, dan selalu menjaga kebersihan. |
Wabah Super Flu Melanda Sejumlah Negara
Selasa, 30 Desember 2025 | 16:43 WIB
XLS
PNG
EMBED
Disusun oleh
Investing.com
Tanggal Publikasi
15 Juli 2025
Cakupan Wilayah
Indonesia
Waktu Survei
24 September 2024
Pranala Referensi
Lihat sumber asli
Catatan Khusus
Data berasal dari laporan tren adopsi AI global dan regional, serta proyeksi pertumbuhan teknologi dari berbagai sektor bisnis. Angka-angka disusun berdasarkan kombinasi survei industri dan prediksi investasi teknologi terkini hingga awal 2025.
Data Terkait
Waspada! Superflu Mulai Intai Indonesia
Waspada! Superflu Mulai Intai Indonesia
2 Jan 2026