Berbagai fasilitas umum dibakar saat kericuhan pecah pada 28 Agustus dan 29 Agustus 2025 di Jakarta. Setidaknya terdapat 7 halte TransJakarta yang menjadi sasaran pembakaran massa. Ketujuh halte tersebut adalah: halte Bundaran Senayan, halte Polda Metro Jaya, halte Gerbang Pemuda, halte Senayan, halte Sentral Senen, halte Pemuda Pramuka, dan halte Senen. Kerugian yang dialami pemerintah akibat kejadian tersebut ditaksir melebihi Rp 7 miliar.
Tak hanya halte TransJakarta, 7 gerbang tol juga dilaporkan dibakar dalam kejadian tersebut. Adapun gerbang tol yang dibakar adalah: GT Slipi 1, GT Slipi 2, GT Senayan, GT Semanggi 1, GT Semanggi 2, GT Pejompongan, dan GT Kuningan 1. Adapun kerugian yang diprediksi diderita Jasa Marga adalah belasan hingga miliaran rupiah. Sebab, bukan hanya gerbang tol yang mengalami kerusakan, namun fasilitas pendukung lainnya seperti 20 unit water barrier, CCTV, dan Median Concrete Barrier (MCB), juga rusak.